| Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh Ikhwan dan Akhawat yang kami muliakan... Yayasan Dar el Iman Padang sudah membuka nomor rekening resmi yaitu: BNI Syariah Padang, no Rek: 111 222 54 33 a.n Yayasan Dar el-Iman maka mulai dari tanggal publikasi surat ini, semua rekening selain nomor di atas dianggap tidak resmi, dan yayasan tidak bertanggung jawab atas penyaluran dananya. Bagi ikhwan dan akhawat yang ingin menyalurkan donasinya untuk yayasan,karena yayasan memiliki beberapa post-post kegiatan, untuk memudahkan penyalurannya, kami membuat kode sebagai berikut : 1.Sumbangan Pembebasan tanah untuk yayasan Dar el Iman : dengan kode 50 2.Sumbangan untuk kegiatan dakwah : dengan kode 100. 3.Sumbangan untuk pendidikan SD dan TK: dengan kode 150. 4.Sumbangan Sosial dengan kode 200 5. Zakat dengan kode : 250 6.Sumbangan Buletin dengan kode : 300 7. Sumbangan bebas tanpa kode. Artinya kirimkan nominal sumbangan antum ditambah dengan angka kode : contoh : saudara Ahmad ingin mengirim sumbangan untuk kegiatan dakwah sebanyak Rp.100.000,- maka dia mentransfer Rp.100.100. Pak Umar ingin menyalurkan zakatnya melalui yayasan Dar el Iman sebanyak 5jt, maka kententuan transfernya : Rp.5.000.250. begitulah seterusnya. Demikian pengumuman ini kami sampaikan wa jazakumullah khairan Padang, Sabtu, 24 April 2010 Akhukum Muhammad Elvi Syam (Ketua Yayasan Dar el Iman) |
Selasa, 24 Agustus 2010
Nomor Rekening Resmi Yayasan
Kunci Keamanan dan Hidayah
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu, beliau berkata:
Tatkala turun ayat (yang artinya), “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuri keimanan mereka dengan kezaliman, mereka itulah yang akan mendapatkan rasa aman, dan mereka itulah orang-orang yang diberikan petunjuk.” (QS. al-An’am: 82). Hal itu terasa berat bagi para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan mereka pun berkata, “Siapakah di antara kami ini yang tidak menzalimi dirinya sendiri?”. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hal itu bukan seperti yang kalian kira. Namun yang dimaksud adalah sebagaimana yang dikatakan oleh Luqman kepada anaknya, ‘Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah. Sesungguhnya syirik itu adalah kezaliman yang sangat besar.’ (QS. Luqman: 13).” (HR. Bukhari dan Muslim, lihat Syarh Muslim [2/206])
Hadits yang agung ini memberikan pelajaran, di antaranya:
Langganan:
Postingan (Atom)